Gathering Adik Senyum Mahasiswa

Author : LKS YSK I Editor : Rizal Arif Maulana

Suasana Gathering Adik Senyum Mahasiswa

Pada tanggal 21 Januari 2022, Lembaga Kesejahteraan Sosial Yayasan Senyum Kita
mengadakan acara Gathering Adik Senyum Mahasiswa. Kegiatan ini adalah tindak lanjut atas orientasi
beasiswa sehati yang sebelumnya diberikan kepada adik-adik senyum, mulai dari yang masih SD hingga yang sedang menempuh perguruan tinggi. Namun karena dirasa kurang efektif, kegiatan gathering diadakan bagi adik senyum mahasiswa.

Gathering mahasiswa kali ini dilaksanakan secara virtual melalui Google Meet. Acara berlangsung sejak pukul 16.00 hingga 17.30 WIB. Acara dihadiri oleh 21 orang, yang terdiri atas 15 adik senyum mahasiswa dan 6 pengurus yayasan senyum kita, atau yang biasa disebut sebagai pejuang senyum.

Gathering kali ini diselenggarakan sebagai upaya silaturahmi antara para pejuang senyum dengan adik senyum mahasiswa maupun antar adik senyum mahasiswa. Selain itu, gathering ini juga menjadi wadah diskusi yang dipantik oleh Mohamed Reyhan TD Majid, Kepala Unit Kegiatan dan Kerelawanan Senyum (UKKS) dan Watsiq Yasar, Direktur Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Yayasan Senyum Kita. Diskusi ini membahas mengenai pentingnya mahasiswa meraih pengalaman mulai dari berorganisasi, pengabdian, serta aktivitas lain yang menunjang kreatifitas dan pengembangan diri. Pemateri kemudian menambahkan pentingnya menulis, menuliskan apa yang menjadi pengalaman masing-masing. Harapan dari kegiatan ini adalah adik-adik senyum mampu menulis sehingga dapat mengisi kolom “kabar senyum” di web senyumkita.com. “Dengan seperti itu, Senyum Kita melalui webnya akan membantu membuat rekam jejak adik-adik senyum terarsip dengan baik di dunia digital saat ini”, tegas Watsiq.

Sebagian besar adik senyum mahasiswa sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Hal tersebut dibuktikan dengan beberapa pertanyaan yang salah satunya dari adik senyum bernama Nadia yang mengajukan pertanyaan
“bagaimana cara manajemen waktu yang baik?”. Adik senyum yang lain juga bertanya mengenai “bagaimana cara mengembalikan semangat menulis karena dulu saya cukup signifikan untuk menulis namun sekarang karena berbagai
kesibukan di kampus susah untuk mengembalikan semangat untuk menulis”. Bukti antusiasme dari
peserta lainnya adalah berupa kesan dan pesan yang salah satunya disampaikan oleh En Hidayati, “semoga bisa diadakan lagi dengan tema yang berbeda” serta dari Mayang Sari, “semoga kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara offline”.

Kedepannya, semoga kegiatan ini bermanfaat bagi seluruh elemen yang hadir dan semoga membawa keberkahan bagi kita semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *